Semua Artikel oleh

laksbang admin

Menampilkan 168 Hasil

Konstruksi Parlemen Bikameral dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia

Konstruksi Parlemen Bikameral dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia
Penulis : Dr. Megawati, S.H., M.Hum. & Dr. Sobirin Malian, S.H., M.Hum.
ISBN : 978-623-09-1429-4
Penerbit : Laksbang Akademika Yogyakarta
Cetakan I : Desember 2022
Deskripsi : x, 280 hlm.; 16×23 cm.
Harga : Rp 87.000,-

Sinopsis

Buku ini adalah buku referensi terutama untuk mahasiswa guna lebih mendalami persoalan bikameral terutama perspektif UUD 1945.

Penegakan Hukum Kehutanan

PENEGAKAN HUKUM KEHUTANAN (Perspektif Teoritis, Normatif dan Sosiologis)
Penulis : Prof. Dr. H. Suriansyah Murhaini, S.H., M.H.
Editor : Dr. Kiki Kristanto, S.H., M.H.
ISBN : 978-623-09-0919-1
Penerbit : Laksbang Akademika Yogyakarta
Cetakan I : November 2022
Deskripsi : xiv, 170 hlm.; 16×23 cm.
Harga : Rp 84.000,-

Sinopsis

Buku ini membahas Penegkan Hukum Kehutanan dalam perspektif teoritis, normatif dan sosiologis, yang dimulai dari korelasi antara hutan dan masyarakat, arti pentingnya hukum kehutanan, pengaturan hukum kehutanan, pelanggaran hukum kehutanan dan penegakan terhadap tindak pidana di bidang kehutanan dan perusakan hutan. Pada bagian akhir buku ini dibahas hambatan-hambatan dalam penegakan hukum kehutanan baik yang bersifat yuridis maupun sosiologis dan upaya  menangani hambatan tersebut.

 

Penyelesaian Sengketa Perbuatan Melanggar Hukum Pemerintah di Peradilan Administrasi

Penyelesaian Sengketa Perbuatan Melanggar Hukum Pemerintah di Peradilan Administrasi
Penulis : Dr. Ridwan, SH., M.Hum.
ISBN : 978-623-09-0935-1
Penerbit : Laksbang Akademika Yogyakarta
Cetakan I: November 2022
Deskripsi : x, 170 hlm.; 16×23 cm
Harga : Rp 72.000 (POD)

Sinopsis

Aktifitas pemerintah yang begitu luas dan beragam dalam menjalankan urusan pemerintahan di berbagai bidang, acapkali menimbulkan kerugian begi seseorang atau badan hukum perdata, baik akibat dari tindakan faktual maupun perbuatan melanggar hukum. Pihak yang dirugikan dapat menuntut ganti rugi melalui Peradilan Administrasi, dan pada prinsipnya pemerintah dibebani tanggung jawab untuk memberikan ganti rugi secara proporsional atas dasar putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Pemerintah dapat dibebaskan dari kewajiban memberikan ganti rugi, jika aktifitas yang dilakukannya itu dalam rangka untuk kepentingan umum. Sesuai dengan asas “hak milik berfungsi sosial”, yang menunjukkan filosofi bangsa ini bukan individualisme dan bukan pula sosialisme, tetapi keseimbangan, konsepsi kewajiban merelakan (duldplicht) atau pembatasan penggunaan pemilik (belemmering) kiranya sangat relevan untuk dinormakan dalam relasi pemerintah dengan warga negara.

Karya sederhana ini kiranya dapat menjadi sumbangsih bagi bangsa dan negara ini, dapat dimanfaatkan oleh para pejabat dan para hakim PTUN, serta bahan diskusi bagi para mahasiswa dan masyarakat umum.

Pluraslime Agama

PLURALISME AGAMA: Dari Pandangan Hidup ke Praktik Kehidupan
Penulis : Hamid Fahmy Zarkasyi, [et al]
Editor : Harda Armayanto
ISBN : 978-623-99845-1-9
Penerbit : CIOS UNIDA Gontor
Cetakan : I, Oktober 2022
Deskripsi : xiv, 239 hlm.; 13×19 cm
Harga : Rp 54.900

Sinopsis

Buku ini, dengan judul Pluralisme Agama: Dari Pandangan Hidup ke Praktik Kehidupan, menguak itu semua. Diberi judul demikian sebab pluralisme agama yang lahir dari rahim sejarah kelam masyarakat Barat dengan agamanya ketika berhadapan dengan pluralitas, dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menjadi worldview atau pandangan hidup, dan dipaksakan untuk diimplementasikan dalam balutan pendekatan dan advokasi ke dalam rumah tangga Islam. Ajaran Islam dan praktik-praktik keagamaannya direduksi, didistorsi, dan bahkan didekonstruksi karena dinilai tak sesuai dengan semangat kerukunan dan HAM. Pluralisme berhadapan atau dihadapkan secara vis a vis dengan Islam dalam bentuk yang antagonistis dan bahkan bentuk pertarungan. Ajaran spiritual dan moral Islam tidak dihiraukan. Walhasil, pluralisme agama, alih-alih ingin merukunkan umat, malah memicu dan menciptakan konflik baru.

Filsafat Ilmu

SAINS ISLAM DALAM PEMIKIRAN SEYYED HOSSEIN NASR
Penulis : Dr. Mohammad Muslih, M.Ag. & Nur Akhda Sabila, M.Ag.
Editor : Muhammad Taqiyuddin, M.Ag.
ISBN : 978-979-567-060-5
Penerbit : LESFI Yogyakarta
Cetakan : I, Oktober 2022
Deskripsi : xii, 153 hlm.; 16×23 cm
Harga : Rp 72.000

Sinopsis

Tawaran penting dalam buku ini, sejatinya mencerminkan perspektif baru dalam melihat Sains Islam sebagai agenda dan fakta historis. Khususnya, karena buku yang berada di hadapan pembaca ini menawarkan pembacaan produktif, (atau qira’ah muntijah – dalam bahasa Nasr Hamid dan Abied al Jabiri) berbasis filsafat ilmu Imre Lakatos terhadap kemungkinan pengembangan sains Islam yang bukan sekedar ayatisasi atau integrasi. Melainkan dapat memposisikan narasi ‘Islamisasi Ilmu’ sebagai suatu ‘program riset’ yang bertanggungjawab dalam melahirkan produk sains yang Islami di masa depan nanti.
Ini tentu menjadi salah satu bagian dari kontribusi penulis, yakni assoc. Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.Ag dan Nur Akhda Sabila, MAg. dalam melihat secara kritis perkembangan tradisi intelektual Islam di masa kini dari segi produktivitasnya; serta kemampuan responnya atas perkembangan sains modern. Upaya ini didukung dengan kerja keras keduanya dalam melihat kembali literatur karya Seyyed Hossein Nasr yang secara khusus menawarkan paradigma Sains Suci (Scientia Sacra) di era modern ini.