Menampilkan 72 Hasil

EFEKTIVITAS MEDIASI ELEKTRONIK DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERTANAHAN

EFEKTIVITAS MEDIASI ELEKTRONIK DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERTANAHAN
Penulis: Binar Arco Gumilar
ISBN: 978-634
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juli 2026
Deskripsi: xiv, 192 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 135.000,-

Sinopsis
Transformasi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sistem hukum dan pelayanan publik. Perkembangan tersebut mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam mekanisme penyelesaian sengketa pertanahan. Di tengah dinamika tersebut, diperlukan pendekatan yang mampu mengakomodasi perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai-nilai keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan.
Berangkat dari kegelisahan akademik tersebut, penulis menyusun buku ini sebagai upaya untuk mengkaji penerapan mediasi elektronik dalam penyelesaian sengketa pertanahan di Indonesia. Pembahasan dalam buku ini mencakup landasan konseptual, perkembangan regulasi, dinamika implementasi, berbagai tantangan yang dihadapi, serta peluang pengembangannya sebagai bagian dari reformasi sistem pertanahan nasional. Harapannya, buku ini dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung penyelesaian sengketa yang lebih efektif, adaptif, dan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip keadilan.

MENYAMBUT ERA DOSEN PENELITI

MENYAMBUT ERA DOSEN PENELITI; Membangun Universitas Riset Berbasis Profesor melalui Research Center dan Wakaf
Penulis: Prof. Dr. Mohammad Muslih, MA.
Editor: Dr. Yuangga Kurnia Yahya, MA.
ISBN: 978-634
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juli 2026
Deskripsi: xvi, 205 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 105.000,-

Sinopsis
Menyambut Era Dosen Peneliti bukan sekadar sebuah judul, melainkan penanda perubahan besar yang sedang berlangsung dalam dunia pendidikan tinggi. Pada masa lalu, dosen lebih dikenal sebagai pengajar yang bertugas mentransmisikan ilmu kepada mahasiswa. Namun, perkembangan universitas modern menunjukkan bahwa dosen kini dituntut menjadi peneliti yang aktif menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. Perubahan tersebut mendorong lahirnya paradigma baru bahwa keunggulan universitas tidak lagi ditentukan terutama oleh jumlah program studi atau mahasiswa, melainkan oleh kekuatan komunitas ilmiah yang dibangun melalui penelitian yang berkelanjutan. Buku ini mengupas secara kritis perubahan tersebut sekaligus menjelaskan mengapa perguruan tinggi Indonesia perlu menyiapkan diri memasuki era baru pendidikan tinggi yang berbasis riset.
Melalui kajian terhadap praktik universitas-universitas riset kelas dunia, buku ini menawarkan model Universitas Riset Berbasis Profesor melalui Research Center dan Wakaf. Model tersebut dibangun di atas tiga pilar utama: profesor sebagai pemimpin komunitas ilmiah, research center sebagai mesin produksi pengetahuan, dan wakaf sebagai fondasi keberlanjutan melalui research endowment. Dengan mengintegrasikan tradisi wakaf dan praktik terbaik universitas riset global, buku ini menawarkan arah transformasi yang realistis bagi perguruan tinggi Indonesia. Lebih dari sekadar membahas penelitian dan tata kelola universitas, buku ini mengajak pembaca membayangkan masa depan pendidikan tinggi yang mampu melahirkan ilmuwan, menghasilkan pengetahuan, dan membangun peradaban secara berkelanjutan.

MANUSIA, AKAL, DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE

MANUSIA, AKAL, DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE: Fondasi Teologis dan Etis bagi Peradaban Digital
Penulis: Mohammad Muslih, Nindhya Ayomi Delahara, Wasiilah Hidayah
Editor: Rahmat Ardi Nur Rifa Da’i
ISBN: 978-634
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juli 2026
Deskripsi: xvi, 234 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 150.000,-

Sinopsis
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, mulai dari cara berpikir, bekerja, berkomunikasi, hingga memahami dirinya sendiri. Di tengah pesatnya revolusi digital, muncul pertanyaan mendasar: apakah kecerdasan buatan dapat disamakan dengan akal manusia? Apakah AI mampu menggantikan peran manusia sebagai subjek moral dan spiritual? Buku ini berupaya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut melalui kajian interdisipliner yang memadukan teologi Islam, filsafat, dan studi kontemporer tentang AI. Dengan mengkaji kembali konsep khalaqa, ‘aql, dan hakikat manusia, buku ini menawarkan perspektif kritis terhadap berbagai narasi tentang kecerdasan buatan.
Lebih jauh, buku ini menempatkan AI dalam horizon relasi Tuhan, manusia, dan teknologi berkerangka tauhid. Pembahasan mencakup persoalan ontologi, epistemologi, etika, hingga implikasi peradaban dari perkembangan AI kontemporer. Di tengah dominasi paradigma teknosentris, para penulis menawarkan fondasi teologis dan etis bagi pembangunan peradaban digital yang tetap menjunjung martabat manusia, tanggung jawab moral, dan tujuan penciptaan. Karya ini diharapkan menjadi rujukan penting bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, serta siapa pun yang ingin memahami masa depan Artificial Intelligence dari perspektif Islam yang integratif, kritis, dan visioner.

 

PARADOKS KONSTITUSIONAL DAN DISONANSI DALAM DESENTRALISASI ASIMETRIS

PARADOKS KONSTITUSIONAL DAN DISONANSI DALAM DESENTRALISASI ASIMETRIS: Dialektika HAM dan Kearifan Lokal
Penulis : Dr. Triwahyuningsih, M.Hum.
ISBN: 978-634-7222-40-4
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juni 2026
Deskripsi: xi, 264 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 150.000,-

Sinopsis
Penulisan buku ini berangkat dari ketertarikan akademik terhadap perkembangan praktik penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia yang terus mengalami perubahan seiring dengan tuntutan zaman. Perhatian terhadap isu tersebut tidak hanya didasarkan pada aspek normatif, tetapi juga pada realitas sosial dan budaya yang hidup dalam masyarakat. Ketertarikan ini kemudian berkembang menjadi upaya sistematis untuk mengkaji berbagai dimensi yang berkaitan dengan hubungan antara hukum, negara, dan masyarakat dalam konteks desentralisasi.
Buku ini disusun dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai dinamika hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia. Pembahasan yang disajikan diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi kalangan akademisi, tetapi bagi para pemerhati hukum pemerintahan daerah dan hukum tata negara, serta pihak-pihak lain yang memiliki perhatian terhadap perkembangan hukum dan ketatanegaraan. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi yang relevan dalam memperkaya diskursus ilmiah serta mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran baru yang konstruktif.

MODEL MULTILEVEL READING NIDHAL GUESSOUM

MODEL MULTILEVEL READING NIDHAL GUESSOUM: Membangun Epistemologi dan Metodologi Integratif
Penulis : Mohammad Muslih, Erni Puryati Ningsih
Editor : Muhammad Faqih Nidzom
ISBN: 978-634-7222-38-1
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juni 2026
Deskripsi: xvi, 202 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 130.000,-

Sinopsis
Buku MODEL MULTILEVEL READING NIDHAL GUESSOUM: Membangun Epistemologi dan Metodologi Integratif merupakan kajian filosofis yang mendalam terhadap problematika relasi antara agama dan sains dalam diskursus kontemporer. Berangkat dari kritik atas pendekatan integrasi yang bersifat simplistic, terutama dalam bentuk i‘jaz ‘ilmi, buku ini menawarkan pembacaan yang lebih sistematis melalui kerangka epistemologi dan metodologi yang kokoh. Dengan menjadikan pemikiran Nidhal Guessoum sebagai titik pijak, penulis mengurai konsep-konsep kunci seperti wahyu, akal, dan pengalaman empiris dalam satu horizon dialogis. Pendekatan “multilevel reading” yang dikembangkan Guessoum dianalisis secara kritis untuk menilai sejauh mana ia mampu menjembatani ketegangan antara teks keagamaan dan temuan ilmiah modern.
Lebih dari sekadar eksposisi pemikiran tokoh, buku ini melakukan rekonstruksi konseptual dengan menempatkan integrasi Islam dan sains dalam kerangka filsafat ilmu yang mencakup dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Penulis tidak hanya menguji konsistensi logis dan validitas metodologis dari kerangka Guessoum, tetapi juga menawarkan arah pengembangan integrasi yang lebih koheren dan aplikatif. Dengan struktur pembahasan yang sistematis dan argumentasi yang reflektif, buku ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan studi Islam kontemporer, khususnya dalam upaya membangun paradigma keilmuan yang integratif, kritis, dan relevan dengan tantangan zaman. Karya ini diharapkan menjadi rujukan penting bagi akademisi, peneliti, dan mahasiswa dalam bidang filsafat ilmu, studi Islam, dan relasi agama-sains.

Buku Ajar Sistem Tanggap Darurat

Buku Ajar Sistem Tanggap Darurat
Penulis: Rindang Diannita, S.K.M., M.Kes.
Editor: Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
ISBN: 978-634-7222-37-4
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: April 2026
Deskripsi: xiii, 383 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 205.000,-

Sinopsis

Keadaan darurat merupakan situasi yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan dampak yang serius terhadap keselamatan manusia, lingkungan, maupun keberlangsungan operasional suatu organisasi. Berbagai kejadian seperti kebakaran, bencana alam, kecelakaan kerja, kegagalan sistem, maupun kondisi kegawatdaruratan lainnya menunjukkan bahwa setiap organisasi perlu memiliki sistem tanggap darurat yang terencana dan terkelola dengan baik.
Buku ajar Sistem Tanggap Darurat ini disusun sebagai upaya untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, prinsip, serta penerapan sistem tanggap darurat, khususnya dalam lingkungan kerja dan fasilitas publik. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi pembelajaran bagi mahasiswa, dosen, praktisi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.
Materi yang disajikan dalam buku ini disusun secara sistematis, meliputi konsep dasar keadaan darurat, identifikasi potensi bahaya dan risiko, perencanaan tanggap darurat, pembentukan organisasi tanggap darurat, prosedur evakuasi, komunikasi darurat, hingga upaya pemulihan pascakeadaan darurat. Dengan penyajian materi yang terstruktur, buku ini diharapkan dapat membantu pembaca memahami pentingnya perencanaan dan pengelolaan sistem tanggap darurat yang efektif dan terintegrasi.

ULUMUL QUR’AN: Kontekstualisasi & Aplikasi

ULUMUL QUR’AN: Kontekstualisasi & Aplikasi
Penulis: Prof. Dr. Sujiat Zubaidi, M.Ag.
Editor: Ide Mafaza Sansayto, M.Ag.
Penyelia Aksara: Fazlullah Ihza Qaseem, M.A.
ISBN: 978-634-7222-36-7
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: April 2026
Deskripsi: xvii, 280 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 165.000,-

Sinopsis

Berangkat dari kegelisahan epistemologis yang hening namun mendesak, buku ini menjembatani ketegangan antara kejernihan teori dan tuntutan praksis dengan uraian yang presisi dan memantik kesadaran. Ulūmul Qur’an dihadirkan sebagai disiplin yang hidup—berakar pada turāth yang kokoh, sekaligus berdenyut mengikuti ritme zaman yang terus berubah. Kontekstualisasi diposisikan bukan sebagai pelepasan dari teks, melainkan sebagai ikhtiar menghadirkan makna wahyu dengan tetap berpijak pada otoritas lafaz dan kaidahnya. Setiap perluasan makna diarahkan secara cermat, menjaga keseimbangan antara ketepatan metodologis dan relevansi kontekstual, agar nilai-nilai Qur’ani tetap sahih sekaligus mampu menjawab kompleksitas kehidupan dengan kejernihan visi dan ketepatan arah.
Disusun dengan bangunan pemikiran yang runtut dan proporsional, buku ini menjembatani kedalaman turāth dengan denyut kebutuhan zaman secara hidup dan bermakna. Konsep-konsep kunci—dari asbāb al-nuzūl hingga manṭūq dan mafhūm—tidak berhenti sebagai wacana teoritis, tetapi difungsikan sebagai perangkat analisis yang aplikatif. Melalui pembacaan pendidikan yang adaptif, pembinaan karakter yang bertahap, hingga peneguhan kesantunan dalam ruang digital, pembaca diarahkan membangun pola pikir yang analitis, reflektif, dan bertanggung jawab. Lebih dari sekadar kajian, buku ini menegaskan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang membentuk cara pandang, menata sikap, dan mengarahkan tindakan secara utuh dan sadar.

 

Disertasi, Meta-Teori, dan Produksi Pengetahuan

DISERTASI, META-TEORI, DAN PRODUKSI PENGETAHUAN: Refleksi Kritis atas Praktik Keilmuan Filsafat dan Sosio-Humaniora
Penulis: Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor: Erva Dewi Arqomi Puspita, M.Ag.
ISBN: 978-634-7222-32-9
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Februari 2026
Deskripsi: xvii, 169 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 95.000,-

Sinopsis

Buku ini merupakan refleksi epistemologis atas praktik kerja intelektual dalam disertasi bidang filsafat dan sosio-humaniora, yang ditulis berdasarkan pengalaman panjang penulis sebagai pembimbing akademik. Berangkat dari berbagai kesalahpahaman yang kerap muncul dalam penelitian doktoral, seperti reduksi makna kebaruan (novelty), obsesi pada data empiris, serta penyempitan kerja ilmiah menjadi prosedur teknis, buku ini menempatkan disertasi sebagai kerja intelektual tingkat lanjut yang beroperasi pada level konseptual, teoretis, dan meta-teoretis. Alih-alih menjadi panduan metodologis, karya ini menawarkan orientasi berpikir tentang disertasi sebagai peristiwa epistemologis, yakni momen produksi cara pandang baru dalam tradisi ilmu.
Melalui pembahasan mengenai perbedaan level objek dan meta-level, relasi antara teori dan meta-teori, serta karakter khas disertasi filsafat dan ilmu sosial, buku ini menegaskan bahwa kontribusi doktoral tidak selalu terletak pada temuan faktual baru, tetapi pada rekonstruksi makna, kerangka teoretis, dan horizon pemahaman. Disertasi dipahami bukan sebagai akhir studi, melainkan sebagai fondasi pembentukan tradisi intelektual dan etika klaim ilmiah. Dengan demikian, buku ini berkontribusi sebagai kerangka reflektif bagi mahasiswa doktoral, pembimbing, dan komunitas akademik dalam menata kembali pemahaman tentang hakikat penelitian doktoral sebagai produksi pengetahuan.

 

 

MENDAYAGUNAKAN RISET ADVOKASI

MENDAYAGUNAKAN RISET ADVOKASI: Teori, Pembelajaran dan Praktik
Penulis: David Efendi, Bhima Yudhistira, Media Wahyudi Askar, Bahrul Fikri, Widhyanto Muttaqien, Jaya Darmawan, M Saleh, Ifanul Abidin, Yayum Kumai, Panji Kusumo, MHD Zakiul Fikri, Wahyu A Perdana
Editor: David Efendi dan Ifanul Abidin
ISBN: 978-634-7222-30-5
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: xviii, 215 hlm.; 14,5×21 cm.
Harga: Rp 99.000,-

Sinopsis

Pembahasan dalam buku ini mencakup dasar-dasar riset advokasi, pemetaan konflik sumber daya alam berbasis komunitas, pemanfaatan data dan big data dalam kebijakan publik, analisis hukum dan ketimpangan struktural, kajian valuasi ekonomi lingkungan, perspektif political ecology, pembacaan krisis ekologi, hingga teknik penyusunan policy brief sebagai alat strategis advokasi kebijakan. Setiap topik disajikan untuk membantu pembaca memahami keterkaitan antara pengetahuan, relasi kuasa, dan proses pengambilan kebijakan.
Buku ini ditujukan bagi aktivis, peneliti, akademisi, pembuat kebijakan, serta masyarakat sipil yang ingin memperdalam pemahaman dan keterampilan dalam mengintegrasikan riset dengan advokasi. Dengan menggabungkan teori, pembelajaran, dan praktik, buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan penting dalam membangun tradisi riset yang kritis, transformatif, dan berpihak, serta berkontribusi nyata dalam upaya memperjuangkan keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan.

HUKUM PEMERINTAHAN DAERAH: Penyerahan Urusan Pemerintahan di Bidang Pertanahan Kepada Pemerintah Daerah

HUKUM PEMERINTAHAN DAERAH: Penyerahan Urusan Pemerintahan di Bidang Pertanahan Kepada Pemerintah Daerah
Penulis: Prof. Dr. H. Suriansyah Murhaini, S.H., M.H., Dr. Agus Mulyawan, S.H., M.H.
ISBN: 978-634-7222-29-9
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: xiii, 182 hlm.; 14,5×21 cm.
Harga: Rp 77.000,-

Sinopsis

Substansi: Menurut UU Pokok Agraria (UU No. 5 Tahun 1960) urusan pertanahan menjadi kewenangan Pusat, sedangkan menurut UU Pemerintahan Daerah (UU No. 23 Tahun 2014) beserta perubahannya urusan di bidang pertanahan dapat dilimpahkan kepada Daerah. Hanya saja pelaksanaan pembagian kewenangan bidang pertanahan antara Pemerintah Pusat dan Daerah tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Padahal UU No. 23 Tahun 2014 telah beberapa kali diubah, terakhir dengan UU No. 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja. Oleh karena itu perlu keseriusan, kerelaan dan ketegasan Pemerintah Pusat jika benar-benar berkehendak menyerahkan sebagian urusan di bidang pertanahan kepada Pemerintah Daerah.
Sasaran: Buku ini sangat bermanfaat bagi para akademisi dan praktisi pemerintahan daerah, karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai problematika pembagian wewenang antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengurus bidang pertanahan. Bagi pengambil kebijakan buku ini dapat dijadikan rujukan dalam merumuskan pengaturan penyerahan urusan di bidang pertanahan kepada Pemerintah Daerah.