Menampilkan 69 Hasil

PARADOKS KONSTITUSIONAL DAN DISONANSI DALAM DESENTRALISASI ASIMETRIS

PARADOKS KONSTITUSIONAL DAN DISONANSI DALAM DESENTRALISASI ASIMETRIS: Dialektika HAM dan Kearifan Lokal
Penulis : Dr. Triwahyuningsih, M.Hum.
ISBN: 978-634-
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juni 2026
Deskripsi: xi, 264 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 150.000,-

Sinopsis
Penulisan buku ini berangkat dari ketertarikan akademik terhadap perkembangan praktik penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia yang terus mengalami perubahan seiring dengan tuntutan zaman. Perhatian terhadap isu tersebut tidak hanya didasarkan pada aspek normatif, tetapi juga pada realitas sosial dan budaya yang hidup dalam masyarakat. Ketertarikan ini kemudian berkembang menjadi upaya sistematis untuk mengkaji berbagai dimensi yang berkaitan dengan hubungan antara hukum, negara, dan masyarakat dalam konteks desentralisasi.
Buku ini disusun dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai dinamika hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia. Pembahasan yang disajikan diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi kalangan akademisi, tetapi bagi para pemerhati hukum pemerintahan daerah dan hukum tata negara, serta pihak-pihak lain yang memiliki perhatian terhadap perkembangan hukum dan ketatanegaraan. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi yang relevan dalam memperkaya diskursus ilmiah serta mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran baru yang konstruktif.

MODEL MULTILEVEL READING NIDHAL GUESSOUM

MODEL MULTILEVEL READING NIDHAL GUESSOUM: Membangun Epistemologi dan Metodologi Integratif
Penulis : Mohammad Muslih, Erni Puryati Ningsih
Editor : Muhammad Faqih Nidzom
ISBN: 978-634-7222-38-1
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juni 2026
Deskripsi: xvi, 202 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 130.000,-

Sinopsis
Buku MODEL MULTILEVEL READING NIDHAL GUESSOUM: Membangun Epistemologi dan Metodologi Integratif merupakan kajian filosofis yang mendalam terhadap problematika relasi antara agama dan sains dalam diskursus kontemporer. Berangkat dari kritik atas pendekatan integrasi yang bersifat simplistic, terutama dalam bentuk i‘jaz ‘ilmi, buku ini menawarkan pembacaan yang lebih sistematis melalui kerangka epistemologi dan metodologi yang kokoh. Dengan menjadikan pemikiran Nidhal Guessoum sebagai titik pijak, penulis mengurai konsep-konsep kunci seperti wahyu, akal, dan pengalaman empiris dalam satu horizon dialogis. Pendekatan “multilevel reading” yang dikembangkan Guessoum dianalisis secara kritis untuk menilai sejauh mana ia mampu menjembatani ketegangan antara teks keagamaan dan temuan ilmiah modern.
Lebih dari sekadar eksposisi pemikiran tokoh, buku ini melakukan rekonstruksi konseptual dengan menempatkan integrasi Islam dan sains dalam kerangka filsafat ilmu yang mencakup dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Penulis tidak hanya menguji konsistensi logis dan validitas metodologis dari kerangka Guessoum, tetapi juga menawarkan arah pengembangan integrasi yang lebih koheren dan aplikatif. Dengan struktur pembahasan yang sistematis dan argumentasi yang reflektif, buku ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan studi Islam kontemporer, khususnya dalam upaya membangun paradigma keilmuan yang integratif, kritis, dan relevan dengan tantangan zaman. Karya ini diharapkan menjadi rujukan penting bagi akademisi, peneliti, dan mahasiswa dalam bidang filsafat ilmu, studi Islam, dan relasi agama-sains.

Buku Ajar Sistem Tanggap Darurat

Buku Ajar Sistem Tanggap Darurat
Penulis: Rindang Diannita, S.K.M., M.Kes.
Editor: Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
ISBN: 978-634-7222-37-4
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: April 2026
Deskripsi: xiii, 383 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 205.000,-

Sinopsis

Keadaan darurat merupakan situasi yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan dampak yang serius terhadap keselamatan manusia, lingkungan, maupun keberlangsungan operasional suatu organisasi. Berbagai kejadian seperti kebakaran, bencana alam, kecelakaan kerja, kegagalan sistem, maupun kondisi kegawatdaruratan lainnya menunjukkan bahwa setiap organisasi perlu memiliki sistem tanggap darurat yang terencana dan terkelola dengan baik.
Buku ajar Sistem Tanggap Darurat ini disusun sebagai upaya untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, prinsip, serta penerapan sistem tanggap darurat, khususnya dalam lingkungan kerja dan fasilitas publik. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi pembelajaran bagi mahasiswa, dosen, praktisi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.
Materi yang disajikan dalam buku ini disusun secara sistematis, meliputi konsep dasar keadaan darurat, identifikasi potensi bahaya dan risiko, perencanaan tanggap darurat, pembentukan organisasi tanggap darurat, prosedur evakuasi, komunikasi darurat, hingga upaya pemulihan pascakeadaan darurat. Dengan penyajian materi yang terstruktur, buku ini diharapkan dapat membantu pembaca memahami pentingnya perencanaan dan pengelolaan sistem tanggap darurat yang efektif dan terintegrasi.

ULUMUL QUR’AN: Kontekstualisasi & Aplikasi

ULUMUL QUR’AN: Kontekstualisasi & Aplikasi
Penulis: Prof. Dr. Sujiat Zubaidi, M.Ag.
Editor: Ide Mafaza Sansayto, M.Ag.
Penyelia Aksara: Fazlullah Ihza Qaseem, M.A.
ISBN: 978-634-7222-36-7
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: April 2026
Deskripsi: xvii, 280 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 165.000,-

Sinopsis

Berangkat dari kegelisahan epistemologis yang hening namun mendesak, buku ini menjembatani ketegangan antara kejernihan teori dan tuntutan praksis dengan uraian yang presisi dan memantik kesadaran. Ulūmul Qur’an dihadirkan sebagai disiplin yang hidup—berakar pada turāth yang kokoh, sekaligus berdenyut mengikuti ritme zaman yang terus berubah. Kontekstualisasi diposisikan bukan sebagai pelepasan dari teks, melainkan sebagai ikhtiar menghadirkan makna wahyu dengan tetap berpijak pada otoritas lafaz dan kaidahnya. Setiap perluasan makna diarahkan secara cermat, menjaga keseimbangan antara ketepatan metodologis dan relevansi kontekstual, agar nilai-nilai Qur’ani tetap sahih sekaligus mampu menjawab kompleksitas kehidupan dengan kejernihan visi dan ketepatan arah.
Disusun dengan bangunan pemikiran yang runtut dan proporsional, buku ini menjembatani kedalaman turāth dengan denyut kebutuhan zaman secara hidup dan bermakna. Konsep-konsep kunci—dari asbāb al-nuzūl hingga manṭūq dan mafhūm—tidak berhenti sebagai wacana teoritis, tetapi difungsikan sebagai perangkat analisis yang aplikatif. Melalui pembacaan pendidikan yang adaptif, pembinaan karakter yang bertahap, hingga peneguhan kesantunan dalam ruang digital, pembaca diarahkan membangun pola pikir yang analitis, reflektif, dan bertanggung jawab. Lebih dari sekadar kajian, buku ini menegaskan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang membentuk cara pandang, menata sikap, dan mengarahkan tindakan secara utuh dan sadar.

 

Disertasi, Meta-Teori, dan Produksi Pengetahuan

DISERTASI, META-TEORI, DAN PRODUKSI PENGETAHUAN: Refleksi Kritis atas Praktik Keilmuan Filsafat dan Sosio-Humaniora
Penulis: Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor: Erva Dewi Arqomi Puspita, M.Ag.
ISBN: 978-634-7222-32-9
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Februari 2026
Deskripsi: xvii, 169 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 95.000,-

Sinopsis

Buku ini merupakan refleksi epistemologis atas praktik kerja intelektual dalam disertasi bidang filsafat dan sosio-humaniora, yang ditulis berdasarkan pengalaman panjang penulis sebagai pembimbing akademik. Berangkat dari berbagai kesalahpahaman yang kerap muncul dalam penelitian doktoral, seperti reduksi makna kebaruan (novelty), obsesi pada data empiris, serta penyempitan kerja ilmiah menjadi prosedur teknis, buku ini menempatkan disertasi sebagai kerja intelektual tingkat lanjut yang beroperasi pada level konseptual, teoretis, dan meta-teoretis. Alih-alih menjadi panduan metodologis, karya ini menawarkan orientasi berpikir tentang disertasi sebagai peristiwa epistemologis, yakni momen produksi cara pandang baru dalam tradisi ilmu.
Melalui pembahasan mengenai perbedaan level objek dan meta-level, relasi antara teori dan meta-teori, serta karakter khas disertasi filsafat dan ilmu sosial, buku ini menegaskan bahwa kontribusi doktoral tidak selalu terletak pada temuan faktual baru, tetapi pada rekonstruksi makna, kerangka teoretis, dan horizon pemahaman. Disertasi dipahami bukan sebagai akhir studi, melainkan sebagai fondasi pembentukan tradisi intelektual dan etika klaim ilmiah. Dengan demikian, buku ini berkontribusi sebagai kerangka reflektif bagi mahasiswa doktoral, pembimbing, dan komunitas akademik dalam menata kembali pemahaman tentang hakikat penelitian doktoral sebagai produksi pengetahuan.

 

 

MENDAYAGUNAKAN RISET ADVOKASI

MENDAYAGUNAKAN RISET ADVOKASI: Teori, Pembelajaran dan Praktik
Penulis: David Efendi, Bhima Yudhistira, Media Wahyudi Askar, Bahrul Fikri, Widhyanto Muttaqien, Jaya Darmawan, M Saleh, Ifanul Abidin, Yayum Kumai, Panji Kusumo, MHD Zakiul Fikri, Wahyu A Perdana
Editor: David Efendi dan Ifanul Abidin
ISBN: 978-634-7222-30-5
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: xviii, 215 hlm.; 14,5×21 cm.
Harga: Rp 99.000,-

Sinopsis

Pembahasan dalam buku ini mencakup dasar-dasar riset advokasi, pemetaan konflik sumber daya alam berbasis komunitas, pemanfaatan data dan big data dalam kebijakan publik, analisis hukum dan ketimpangan struktural, kajian valuasi ekonomi lingkungan, perspektif political ecology, pembacaan krisis ekologi, hingga teknik penyusunan policy brief sebagai alat strategis advokasi kebijakan. Setiap topik disajikan untuk membantu pembaca memahami keterkaitan antara pengetahuan, relasi kuasa, dan proses pengambilan kebijakan.
Buku ini ditujukan bagi aktivis, peneliti, akademisi, pembuat kebijakan, serta masyarakat sipil yang ingin memperdalam pemahaman dan keterampilan dalam mengintegrasikan riset dengan advokasi. Dengan menggabungkan teori, pembelajaran, dan praktik, buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan penting dalam membangun tradisi riset yang kritis, transformatif, dan berpihak, serta berkontribusi nyata dalam upaya memperjuangkan keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan.

HUKUM PEMERINTAHAN DAERAH: Penyerahan Urusan Pemerintahan di Bidang Pertanahan Kepada Pemerintah Daerah

HUKUM PEMERINTAHAN DAERAH: Penyerahan Urusan Pemerintahan di Bidang Pertanahan Kepada Pemerintah Daerah
Penulis: Prof. Dr. H. Suriansyah Murhaini, S.H., M.H., Dr. Agus Mulyawan, S.H., M.H.
ISBN: 978-634-7222-29-9
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: xiii, 182 hlm.; 14,5×21 cm.
Harga: Rp 77.000,-

Sinopsis

Substansi: Menurut UU Pokok Agraria (UU No. 5 Tahun 1960) urusan pertanahan menjadi kewenangan Pusat, sedangkan menurut UU Pemerintahan Daerah (UU No. 23 Tahun 2014) beserta perubahannya urusan di bidang pertanahan dapat dilimpahkan kepada Daerah. Hanya saja pelaksanaan pembagian kewenangan bidang pertanahan antara Pemerintah Pusat dan Daerah tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Padahal UU No. 23 Tahun 2014 telah beberapa kali diubah, terakhir dengan UU No. 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja. Oleh karena itu perlu keseriusan, kerelaan dan ketegasan Pemerintah Pusat jika benar-benar berkehendak menyerahkan sebagian urusan di bidang pertanahan kepada Pemerintah Daerah.
Sasaran: Buku ini sangat bermanfaat bagi para akademisi dan praktisi pemerintahan daerah, karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai problematika pembagian wewenang antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengurus bidang pertanahan. Bagi pengambil kebijakan buku ini dapat dijadikan rujukan dalam merumuskan pengaturan penyerahan urusan di bidang pertanahan kepada Pemerintah Daerah.

QUR’AN SPEAKS: BAGAIMANA WAHYU MENEMANI KITA BERTUMBUH

QUR’AN SPEAKS: BAGAIMANA WAHYU MENEMANI KITA BERTUMBUH
Refleksi, Introspeksi, dan Solusi
Penulis: Prof. Dr. Sujiat Zubaidi, M.Ag.
Editor: Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.Ag.
Penyelia Aksara: Fazlullah Ihza Qaseem, M.A.
ISBN: 978-634-7222-29-9
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: xxviii, 329 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 225.000

Sinopsis

QUR’AN SPEAKS: Bagaimana Wahyu Menemani Kita Bertumbuh adalah sebuah perjalanan sunyi menuju cahaya. Buku ini hadir sebagai sahabat yang meneduhkan—menemani pergulatan batin, pencarian makna, serta langkah-langkah kecil menuju diri yang lebih tenang, lebih sadar, dan lebih dekat kepada Allah. Di tengah dunia yang bergerak serba cepat, wahyu mengajak kita berhenti sejenak, menarik napas, dan kembali mendengarkan bisikan yang kerap terabaikan: bahwa hidup adalah ruang untuk bertumbuh, bukan perlombaan untuk tergesa-gesa.
Di dalamnya, pembaca tidak disuguhi ceramah panjang atau tuntutan yang kaku. Sebaliknya, setiap halaman mengajak merenungi ayat-ayat kehidupan—tentang takdir yang mengalir penuh hikmah, doa yang bekerja dalam diam, tidur dan sujud sebagai bentuk penyembuhan, serta makanan halal dan tayyib yang menjaga kejernihan jiwa. Di sanalah sabar, syukur, dan taubat membuka kembali pintu ketenangan yang sering tertutup oleh kegelisahan.
Dengan gaya tutur yang hangat, reflektif, dan motivatif, QUR’AN SPEAKS mengajak pembaca menyelami beragam pengalaman manusia—dari luka yang menguatkan, harapan yang tumbuh perlahan, rezeki yang datang tak terduga, hingga hidayah yang hadir di saat paling dibutuhkan. Karya ini tidak berhenti pada penafsiran teks, melainkan menghidupkan kembali dialog batin antara manusia dan wahyu yang kerap terlupa dalam hiruk pikuk kehidupan. Ditujukan bagi mereka yang tengah mencari arah, menata kembali hidup, atau merindukan ketenangan jiwa, buku ini menegaskan bahwa di setiap fase kehidupan, wahyu senantiasa berbicara. Pada akhirnya, pembaca diajak pulang—kepada fitrah dan cahaya yang menenteramkan.

SENGKETA TINDAKAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

SENGKETA TINDAKAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN
Penulis: Prof. Dr. H. Abdul Latif, S.H., M.Hum., Prof. Dr. H. Yodi Martono Wahyunadi, S.H., M.H., Martha Satria Putra, S.H., M.H., Anang Suseno Hadi, S.H., M.H., Muhammad Dzul Ikram, S.H., M.H.
ISBN: 978-634-7222-27-5
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: x, 370 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 190.000

Sinopsis

Peradilan TUN merupakan peradilan yang sejak awal dimaksudkan untuk memberikan perlindungan hukum bagi rakyat atas setiap Tindakan penguasa yang didasarkan pada hubungan hukum publik. Dengan demikian, setiap Tindakan penguasa harus dapat dikontrol oleh masyarakat, antara lain melalui gugatan. Dalam kerangka pikiran demikian, konsep penggugat berdasarkan UUAP sangat lebar, yaitu semua orang maupun badan hukum perdata yang “terkait” dengan suatu Keputusan/Tindakan. Kata terkait tersebut menunjukkan orang atau badan hukum perdata dapat menggugat suatu Keputusan/Tindakan meski tidak ditujukan secara langsung kepadanya ataupun merugikannya secara nyata. Hanya berpotensi merugikan seseorang saja, suatu Keputusan/Tindakan dapat digugat di Peradilan TUN. Hal ini ditambah lagi dengan karakter putusan Peradilan TUN yang bersifat erga omnes, maka pada dasarnya gugatan biasa yang di ajukan di Peradilan TUN sudah mencukupi untuk memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat, mengingat Putusan Peradilan TUN tidak hanya mengikat para pihak semata, namun semua pihak terkait juga harus tunduk dengan Putusan Peradilan TUN.

HUKUM KEPAILITAN: Prinsip Inkracht Van Gewijsde Putusan Pengesahan Homologasi dalam Perdamaian pada Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang

HUKUM KEPAILITAN: Prinsip Inkracht Van Gewijsde Putusan Pengesahan Homologasi dalam Perdamaian pada Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang
Penulis: Dr. Ivida Dewi Amrih Suci, S.H., M.H., M.Kn., Prof. Dr. Herowati Poesoko, S.H., M.H., Felly Felmmy Dwi Renaningtyas Poesoko, S.Sos., S.H., M.H.
Editor: Olivia Sahasrakirana Sahasrakirana Angkawidjaja, S.H., M.Kn., Clif Ivan Leonide, S.H., Fay Alejandra Amadis, S.H.
ISBN: 978-623-6664-23-0
Penerbit: LaksBang Justitia
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: xvi, 182 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 95.000

Sinopsis

Substansi: Buku ini membahas prinsip inkracht van gewijsde putusan pengesahan perdamaian (homologasi) dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), yang berisi uraian tentang makna perdamaian dalam PKPU, kekuatan hukum tetap pada pengesahan perdamaian (homologasi) pada PKPU dan pengaturan ke depan terhadap putusan perdamaian (homologasi) dalam PKPU. Untuk memperkuat kajiannya Penulis menggunakan beberapa putusan Pengadilan Niaga sebagai pisau analisisnya.melalui pendekatan kasus (case approach).
Sasaran: Buku ini layak dijadikan referensi oleh akademisi dan praktisi hukum dalam memahami kekuatan hukum tetap dari putusan perdamaian (homologasi) dalam PKPU. Bagi Advokat, Kurator dan Pengurus, buku ini dapat dijadikan pedoman dalam melakukan pengurusan dalam kepailitan. Bagi Hakim Pengadilan Niaga buku ini dapat dijadikan rujukan dalam memeriksa dan mengadili perkara kepailitan terkait dengan putusan perdamaian (homologasi) pada PKPU.