Menampilkan 111 Hasil

EFEKTIVITAS MEDIASI ELEKTRONIK DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERTANAHAN

EFEKTIVITAS MEDIASI ELEKTRONIK DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERTANAHAN
Penulis: Binar Arco Gumilar
ISBN: 978-634
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juli 2026
Deskripsi: xiv, 192 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 135.000,-

Sinopsis
Transformasi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sistem hukum dan pelayanan publik. Perkembangan tersebut mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam mekanisme penyelesaian sengketa pertanahan. Di tengah dinamika tersebut, diperlukan pendekatan yang mampu mengakomodasi perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai-nilai keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan.
Berangkat dari kegelisahan akademik tersebut, penulis menyusun buku ini sebagai upaya untuk mengkaji penerapan mediasi elektronik dalam penyelesaian sengketa pertanahan di Indonesia. Pembahasan dalam buku ini mencakup landasan konseptual, perkembangan regulasi, dinamika implementasi, berbagai tantangan yang dihadapi, serta peluang pengembangannya sebagai bagian dari reformasi sistem pertanahan nasional. Harapannya, buku ini dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung penyelesaian sengketa yang lebih efektif, adaptif, dan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip keadilan.

MANUSIA, AKAL, DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE

MANUSIA, AKAL, DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE: Fondasi Teologis dan Etis bagi Peradaban Digital
Penulis: Mohammad Muslih, Nindhya Ayomi Delahara, Wasiilah Hidayah
Editor: Rahmat Ardi Nur Rifa Da’i
ISBN: 978-634
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juli 2026
Deskripsi: xvi, 234 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 150.000,-

Sinopsis
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, mulai dari cara berpikir, bekerja, berkomunikasi, hingga memahami dirinya sendiri. Di tengah pesatnya revolusi digital, muncul pertanyaan mendasar: apakah kecerdasan buatan dapat disamakan dengan akal manusia? Apakah AI mampu menggantikan peran manusia sebagai subjek moral dan spiritual? Buku ini berupaya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut melalui kajian interdisipliner yang memadukan teologi Islam, filsafat, dan studi kontemporer tentang AI. Dengan mengkaji kembali konsep khalaqa, ‘aql, dan hakikat manusia, buku ini menawarkan perspektif kritis terhadap berbagai narasi tentang kecerdasan buatan.
Lebih jauh, buku ini menempatkan AI dalam horizon relasi Tuhan, manusia, dan teknologi berkerangka tauhid. Pembahasan mencakup persoalan ontologi, epistemologi, etika, hingga implikasi peradaban dari perkembangan AI kontemporer. Di tengah dominasi paradigma teknosentris, para penulis menawarkan fondasi teologis dan etis bagi pembangunan peradaban digital yang tetap menjunjung martabat manusia, tanggung jawab moral, dan tujuan penciptaan. Karya ini diharapkan menjadi rujukan penting bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, serta siapa pun yang ingin memahami masa depan Artificial Intelligence dari perspektif Islam yang integratif, kritis, dan visioner.

 

PARADOKS KONSTITUSIONAL DAN DISONANSI DALAM DESENTRALISASI ASIMETRIS

PARADOKS KONSTITUSIONAL DAN DISONANSI DALAM DESENTRALISASI ASIMETRIS: Dialektika HAM dan Kearifan Lokal
Penulis : Dr. Triwahyuningsih, M.Hum.
ISBN: 978-634-7222-40-4
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juni 2026
Deskripsi: xi, 264 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 150.000,-

Sinopsis
Penulisan buku ini berangkat dari ketertarikan akademik terhadap perkembangan praktik penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia yang terus mengalami perubahan seiring dengan tuntutan zaman. Perhatian terhadap isu tersebut tidak hanya didasarkan pada aspek normatif, tetapi juga pada realitas sosial dan budaya yang hidup dalam masyarakat. Ketertarikan ini kemudian berkembang menjadi upaya sistematis untuk mengkaji berbagai dimensi yang berkaitan dengan hubungan antara hukum, negara, dan masyarakat dalam konteks desentralisasi.
Buku ini disusun dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai dinamika hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia. Pembahasan yang disajikan diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi kalangan akademisi, tetapi bagi para pemerhati hukum pemerintahan daerah dan hukum tata negara, serta pihak-pihak lain yang memiliki perhatian terhadap perkembangan hukum dan ketatanegaraan. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi yang relevan dalam memperkaya diskursus ilmiah serta mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran baru yang konstruktif.

MENUJU PINTU-PINTU SURGA

MENUJU PINTU-PINTU SURGA
Penulis : Sobirin Malian
Editor : Wakhyudin
ISBN: 978-634-7222-39-8
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Juni 2026
Deskripsi: xvi, 298 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 150.000,-

Sinopsis
Buku ini tidak lahir dari sebuah rencana besar yang ambisius. Asbabul nuzul atau latar belakang terbitnya buku ini bermula dari kebiasaan Penulis berinteraksi dengan sejumlah ustaz di berbagai forum pengajian. Di luar dugaan, tulisan tersebut mendapat apresiasi yang luar biasa. Banyak para pendakwah pandai menyampaikan materi secara lisan, namu menuangkannya ke dalam tulisan yang jernih dan mudah dipahami adalah keterampilan tersendiri. Buku ini coba merangkum berbagai materi dakwah kedalam tulisan yang ringan dan mudah dicerna karena menggunakan bahasa yang membumi.

ULUMUL QUR’AN: Kontekstualisasi & Aplikasi

ULUMUL QUR’AN: Kontekstualisasi & Aplikasi
Penulis: Prof. Dr. Sujiat Zubaidi, M.Ag.
Editor: Ide Mafaza Sansayto, M.Ag.
Penyelia Aksara: Fazlullah Ihza Qaseem, M.A.
ISBN: 978-634-7222-36-7
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: April 2026
Deskripsi: xvii, 280 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 165.000,-

Sinopsis

Berangkat dari kegelisahan epistemologis yang hening namun mendesak, buku ini menjembatani ketegangan antara kejernihan teori dan tuntutan praksis dengan uraian yang presisi dan memantik kesadaran. Ulūmul Qur’an dihadirkan sebagai disiplin yang hidup—berakar pada turāth yang kokoh, sekaligus berdenyut mengikuti ritme zaman yang terus berubah. Kontekstualisasi diposisikan bukan sebagai pelepasan dari teks, melainkan sebagai ikhtiar menghadirkan makna wahyu dengan tetap berpijak pada otoritas lafaz dan kaidahnya. Setiap perluasan makna diarahkan secara cermat, menjaga keseimbangan antara ketepatan metodologis dan relevansi kontekstual, agar nilai-nilai Qur’ani tetap sahih sekaligus mampu menjawab kompleksitas kehidupan dengan kejernihan visi dan ketepatan arah.
Disusun dengan bangunan pemikiran yang runtut dan proporsional, buku ini menjembatani kedalaman turāth dengan denyut kebutuhan zaman secara hidup dan bermakna. Konsep-konsep kunci—dari asbāb al-nuzūl hingga manṭūq dan mafhūm—tidak berhenti sebagai wacana teoritis, tetapi difungsikan sebagai perangkat analisis yang aplikatif. Melalui pembacaan pendidikan yang adaptif, pembinaan karakter yang bertahap, hingga peneguhan kesantunan dalam ruang digital, pembaca diarahkan membangun pola pikir yang analitis, reflektif, dan bertanggung jawab. Lebih dari sekadar kajian, buku ini menegaskan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang membentuk cara pandang, menata sikap, dan mengarahkan tindakan secara utuh dan sadar.

 

EPISTEMOLOGI RELASIONAL

EPISTEMOLOGI RELASIONAL: Dari Filsafat Pengetahuan ke Metodologi Sains Qur’ani
Penulis: Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor: Muhammad Nur, Lc., M.HI.
ISBN: 978-634-7222-34-3
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Maret 2026
Deskripsi: xvi, 221 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 105.000,-

Sinopsis

Buku Epistemologi Relasional: Dari Filsafat Pengetahuan ke Metodologi Sains Qur’ani menawarkan rekonstruksi paradigma pengetahuan Islam dengan menjadikan relasi sebagai struktur epistemik utama. Berangkat dari kritik atas dikotomi agama dan sains serta fragmentasi epistemologi modern, karya ini mengajukan kerangka yang menempatkan wahyu, akal, dan pengalaman empiris dalam hubungan yang saling menerangi. Epistemologi relasional dirumuskan sebagai alternatif atas reduksionisme saintistik dan fundamentalisme tekstual, dengan menegaskan bahwa integrasi tidak berarti subordinasi.
Secara metodologis, buku ini merumuskan prinsip-prinsip sains Qur’ani yang menjaga otonomi prosedural sains sekaligus menempatkan wahyu sebagai horizon makna dan orientasi etik. Dengan menolak legitimasi terbalik dan evidensialisme teologis, karya ini menawarkan panduan konseptual dan operasional bagi pengembangan ilmu yang saintifik, reflektif, dan bertanggung jawab dalam konteks peradaban Islam kontemporer.

Ilmu Komunikasi dalam Perspektif Hukum

Ilmu Komunikasi Dalam Perspektif Hukum
Penulis: Dr. Sobirin Malian, S.H., M.Hum.
ISBN: 978-634-xxx
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Maret 2026
Deskripsi: x, 178 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 95.000,-

Sinopsis

Secara umum buku ini adalah refleksi beberapa penilitian dan ada juga hasil renungan yang menjadi kegelisahan atas kejadian, pengalaman yang kemudian ditulis jadi naskah. Tentu maksud penulisan itu agar ide, gagasan tidak berhenti pada diri sendiri tetapi dapat dibaca dan menjadi perenungan orang lain juga. Lebih baik lagi jika pembaca memiliki concern dan komitmen yang sama atas masalah itu sehingga dapat bersama-sama mencari solusinya.

BER-EPISTEMOLOGI DAN BER-WORLDVIEW

BER-EPISTEMOLOGI DAN BER-WORLDVIEW: Mengembangkan Ilmu dengan Kesadaran Ilmiah dan Kematangan Epistemik
Penulis: Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor: Dr. Muhammad Faqih Nidzom, M.Ag.
ISBN: 978-634-7222-31-2
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: xiii, 157 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 89.000,-

Sinopsis

Buku Ber-Epistemologi dan Ber-Worldview: Mengembangkan Ilmu dengan Kesadaran Ilmiah dan Kematangan Epistemik mengkaji persoalan mendasar keilmuan umat Islam yang tidak berhenti pada aspek metodologis atau produktivitas akademik, melainkan menyoroti rapuhnya kesadaran epistemik dan ketidakterinternali-sasian cara mengetahui. Epistemologi dan worldview dipahami bukan sebagai wacana abstrak, tetapi sebagai kerangka kesadaran yang membentuk cara berpikir, cara menilai, dan arah pengem-bangan ilmu. Ilmu, dalam perspektif ini, adalah proses formatif yang melibatkan pembentukan subjek ilmiah, bukan sekadar akumulasi pengetahuan.
Melalui pembahasan yang sistematis –mulai dari proses menjadi, kesadaran ilmiah, epistemologi Islam, hingga kritik atas krisis keilmuan, pendidikan doktoral, dan implikasi kelembagaan– buku ini menawarkan fondasi konseptual bagi pembaruan ilmu dalam Islam. Dengan menekankan pentingnya kematangan epistemik, buku ini ditujukan bagi akademisi dan mahasiswa pascasarjana yang ingin mengembangkan ilmu secara bermakna, berorientasi nilai, dan bertanggung jawab terhadap peradaban.

HUKUM PEMERINTAHAN DAERAH: Penyerahan Urusan Pemerintahan di Bidang Pertanahan Kepada Pemerintah Daerah

HUKUM PEMERINTAHAN DAERAH: Penyerahan Urusan Pemerintahan di Bidang Pertanahan Kepada Pemerintah Daerah
Penulis: Prof. Dr. H. Suriansyah Murhaini, S.H., M.H., Dr. Agus Mulyawan, S.H., M.H.
ISBN: 978-634-7222-29-9
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: xiii, 182 hlm.; 14,5×21 cm.
Harga: Rp 77.000,-

Sinopsis

Substansi: Menurut UU Pokok Agraria (UU No. 5 Tahun 1960) urusan pertanahan menjadi kewenangan Pusat, sedangkan menurut UU Pemerintahan Daerah (UU No. 23 Tahun 2014) beserta perubahannya urusan di bidang pertanahan dapat dilimpahkan kepada Daerah. Hanya saja pelaksanaan pembagian kewenangan bidang pertanahan antara Pemerintah Pusat dan Daerah tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Padahal UU No. 23 Tahun 2014 telah beberapa kali diubah, terakhir dengan UU No. 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja. Oleh karena itu perlu keseriusan, kerelaan dan ketegasan Pemerintah Pusat jika benar-benar berkehendak menyerahkan sebagian urusan di bidang pertanahan kepada Pemerintah Daerah.
Sasaran: Buku ini sangat bermanfaat bagi para akademisi dan praktisi pemerintahan daerah, karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai problematika pembagian wewenang antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengurus bidang pertanahan. Bagi pengambil kebijakan buku ini dapat dijadikan rujukan dalam merumuskan pengaturan penyerahan urusan di bidang pertanahan kepada Pemerintah Daerah.

SENGKETA TINDAKAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

SENGKETA TINDAKAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN
Penulis: Prof. Dr. H. Abdul Latif, S.H., M.Hum., Prof. Dr. H. Yodi Martono Wahyunadi, S.H., M.H., Martha Satria Putra, S.H., M.H., Anang Suseno Hadi, S.H., M.H., Muhammad Dzul Ikram, S.H., M.H.
ISBN: 978-634-7222-27-5
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: x, 370 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 190.000

Sinopsis

Peradilan TUN merupakan peradilan yang sejak awal dimaksudkan untuk memberikan perlindungan hukum bagi rakyat atas setiap Tindakan penguasa yang didasarkan pada hubungan hukum publik. Dengan demikian, setiap Tindakan penguasa harus dapat dikontrol oleh masyarakat, antara lain melalui gugatan. Dalam kerangka pikiran demikian, konsep penggugat berdasarkan UUAP sangat lebar, yaitu semua orang maupun badan hukum perdata yang “terkait” dengan suatu Keputusan/Tindakan. Kata terkait tersebut menunjukkan orang atau badan hukum perdata dapat menggugat suatu Keputusan/Tindakan meski tidak ditujukan secara langsung kepadanya ataupun merugikannya secara nyata. Hanya berpotensi merugikan seseorang saja, suatu Keputusan/Tindakan dapat digugat di Peradilan TUN. Hal ini ditambah lagi dengan karakter putusan Peradilan TUN yang bersifat erga omnes, maka pada dasarnya gugatan biasa yang di ajukan di Peradilan TUN sudah mencukupi untuk memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat, mengingat Putusan Peradilan TUN tidak hanya mengikat para pihak semata, namun semua pihak terkait juga harus tunduk dengan Putusan Peradilan TUN.