Menampilkan 74 Hasil

BERAGAMA DI ERA DIGITAL

BERAGAMA DI ERA DIGITAL: Membaca Ulang Religiusitas di Tengah Simbolisme dan Budaya Massa
Penulis : Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor : Dr. Sujiat Zubaidi, M.Ag.
ISBN : 978-634-7222-08-4
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : Mei 2025
Deskripsi : xix, 390 hlm.; 16×23 cm.
Harga : Rp 185.000,-

Sinopsis

Tema utama buku ini adalah bagaimana keberagamaan di era digital sedang mengalami semacam krisis makna. Media sosial, budaya massa, dan semangat zaman yang tergesa, telah mendorong agama ke wilayah performatif yang rawan eksibisionisme spiritual dan manipulasi simbolik. Maka Prof. Muslih menghadirkan kritik yang tajam namun membangun. Ia tidak hanya membedah fenome­na, tetapi juga menawarkan jalan pemulihan: dari riya digital menu­ju keikhlasan, dari verbalisme menuju praksis sosial, dari konsumsi simbol ke kontemplasi hakikat.
Buku ini terdiri dari lima bagian besar yang membentangkan spektrum wacana dari kritik terhadap keberagamaan semu, penyu­sunan kesadaran reflektif, aktualisasi nilai religius dalam masyarakat, hingga pencarian spiritualitas baru di tengah arus digital. Setiap ba­gian disusun secara sistematis, dan meski tema-tema yang dibahas tampak beragam, seluruhnya berkelindan dalam satu pertanyaan besar: apa makna sejati dari beragama di tengah dunia yang serba tampil, cepat, dan instan?
Dengan semangat itu, buku ini tidak menawarkan doktrin, melainkan refleksi; tidak menyodorkan tuntunan seragam, tetapi menyajikan pemikiran terbuka yang menantang pembaca untuk mengevaluasi, memahami, dan memaknai ulang keberagamaan me­reka dalam konteks zaman. Harapannya, pembaca tidak hanya meli­hat agama sebagai sistem ajaran, tetapi menjadikan beragama sebagai proses hidup yang rasional, etis, spiritual, dan membebaskan.

 

 

BERIMAN DI ERA DIGITAL

BERIMAN DI ERA DIGITAL: Kesadaran Eksistensial, Produktivitas, Kedewasaan Beragama, dan Kesalehan Digital
Penulis : Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor : Nindhya Ayomi Delahara, S.Ag., M.Pd.
ISBN : 978-634-7222-07-7
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : April 2025
Deskripsi : xvii, 329 hlm.; 16×23 cm.
Harga : Rp 160.000,-

Sinopsis

Buku ini lahir dari kegelisahan sekaligus harapan. Kegelisahan terhadap banyaknya praktik keagamaan yang hanya menekankan kepatuhan formal tanpa kesadaran mendalam. Harapan bahwa di tengah dunia yang serba cepat dan bising ini, kita masih bisa menemukan cara untuk beriman secara utuh: dengan nalar, dengan rasa, dengan tubuh, dan dengan keberanian untuk bertanya.
Kita hidup di zaman ketika segala hal bisa diukur, disebar, dan dipertontonkan. Tapi di balik kemudahan ini, muncul tantangan baru: spiritualitas yang instan, dangkal, dan kehilangan kedalaman. Banyak yang mengira beriman cukup dengan mengunggah kutipan rohani atau ikut tren moralitas daring. Padahal, beriman sejati tak berhenti di sana, ia harus berakar dalam kesadaran, keberanian, dan kerendahan hati untuk terus bertumbuh.
Di banyak tempat, kita menyaksikan cara beragama yang pasif: cukup ikut, cukup percaya, cukup patuh. Namun beriman sejati menolak pasif. Ia menuntut pertanyaan, keterlibatan, dan keberanian untuk membongkar kenyamanan. Karena itu, buku ini sesekali menyentil, mungkin bahkan menggugat, cara beriman yang malas, yang takut berpikir, yang hanya bertahan hidup di balik dogma.
Buku ini bukan resep. Ia tidak memberi jawaban pasti, tapi menawarkan peta untuk menavigasi spiritualitas di tengah zaman yang terus bergerak. Ia bukan “manual iman digital”, melainkan undangan untuk berpikir, merasakan, dan bergerak bersama. Sebab beriman, pada akhirnya, adalah keputusan eksistensial yang harus diperbarui setiap hari dengan penuh kesadaran.

 

BERAKHLAK DI ERA DIGITAL

BERAKHLAK DI ERA DIGITAL: Membangun Kesadaran Eksistensial Manusia dalam Ruang Sosial, Virtual, dan Peradaban Kontemporer
Penulis : Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor : Dr. Sujiat Zubaidi, M.Ag.
ISBN : 978-634-7222-03-9
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : April 2025
Deskripsi : xviii, 359 hlm.; 16×23 cm.
Harga : Rp 170.000,-

Sinopsis

Kita hidup di tengah dunia yang dijejali teknologi, tetapi justru mengalami kekeringan makna. Media sosial menawarkan koneksi, tetapi sering kehilangan kedalaman relasi. Interaksi terjadi setiap saat, namun tidak selalu diiringi dengan kesadaran etis. Identitas dibentuk dalam ruang maya, namun tidak selalu berakar pada nilai-nilai luhur. Maka muncul pertanyaan mendasar: dalam dunia yang serba cepat, instan, dan artifisial ini, bagaimana manusia tetap bisa “berakhlak”? Bagaimana manusia bisa tetap utuh secara moral dan spiritual?
Buku ini hadir sebagai ikhtiar untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Ia adalah sebuah undangan untuk menyusun kembali orientasi hidup manusia, untuk menjadikan akhlak bukan hanya sebagai pedoman pribadi, tetapi sebagai cara berpikir, cara hidup, dan cara membangun peradaban.
Misi besar dari buku ini adalah membangun kembali kesadaran akan pentingnya nilai dalam kehidupan manusia, khususnya dalam dunia digital yang kian mengaburkan batas antara yang nyata dan maya, antara yang luhur dan yang banal. Buku ini mengajak pembaca untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga subjek etis yang sadar, reflektif, dan bertanggung jawab. Dunia digital memerlukan manusia baru—yakni manusia yang tidak hanya cakap dalam berpikir dan bertindak, tetapi juga matang secara spiritual dan tangguh secara moral. Buku ini juga sekaligus merupakan seruan eksistensial: agar manusia kembali sadar bahwa ia tidak bisa hidup tanpa nilai. Dunia digital membutuhkan manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga arif. Maka “berakhlak” adalah tugas harian yang mesti diperjuangkan terus-menerus, bukan diwarisi secara otomatis. Kita memerlukan bentuk baru keberakhlakan: yang reflektif, kontekstual, progresif, namun tetap berakar pada nilai-nilai transenden.

 

 

HUKUM PKPU Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang

HUKUM PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang)
Penulis : Dr. Ivida Dewi Amrih Suci, S.H., M.H., M.Kn.
Editor : Ivo Dewi Kumalawati, S.H., M.Kn. Fay Alejandra Amadis, S.H.
ISBN : 978-634-7222-05-3
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : April 2025
Deskripsi : xiv, 180 hlm.; 16×23 cm.
Harga : Rp 92.000,-

Sinopsis

Buku ini merupakan buku ajar yang membahas Hukum PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang), dimulai dari bab pendahuluan yang membahas maksud dan tujuan diajukan PKPU. Kemudian dilanjutkan dengan bab berikutnya yang membahas syarat-syarat dan pelaksanaan PKPU. Pembahasan berikutnya adalah mengenai homologasi, pelaksanaan perdamaian untuk mencapai homologasi, pelaksanaan putusan homologasi dalam PKPU dan akibat tidak dilaksanakannya putusan homologasi.
Sebagai Buku Ajar, buku ini diperuntukkan terutama bagi mahasiswa Program Sarjana Hukum (S1), namun dapat pula dijadikan referensi oleh mahasiswa Program Magister Ilmu Hukum (S2) dan mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum (S3). Di samping itu juga dapat dijadikan rujukan oleh Dosen (akademisi) dan Praktisi Hukum dalam memahami PKPU sebagai bagian dari Hukum Kepailitan untuk keperluan akademis dan praktek penyelesaian perkara/sengketa kepailitan.

 

Ragam Persepsi atas Putusan Mahkamah Agung

Ragam Persepsi atas Putusan Mahkamah Agung Nomor 23/P/HUM/2024 Terkait Batas Usia Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
Penulis : Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag., Allan Fatchan Gani Wardhana, S.H., M.H., Edi Safitri, S.Ag., M.Si., Ahmad Asroni, S.Fil., S.Th.I., M.Hum.
ISBN : 978-634-7222-04-6
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : April 2026
Deskripsi : viii, 127 hlm.; 14×20,5 cm.
Harga : Rp 65.000,-

Sinopsis

Putusan Mahkamah Agung Nomor 23 P/HUM/2024 telah menimbulkan berbagai reaksi di tengah masyarakat, tidak hanya dari kalangan akademisi dan praktisi hukum, tetapi juga dari tokoh-tokoh agama, termasuk para kyai/ustadz/ ulama. Di tengah dinamika politik hukum nasional, suara dan pandangan para akademisi/praktisi/kyai/ustadz/ulama masih memiliki posisi penting sebagai rujukan moral dan etik dalam kehidupan sosial-politik, terlebih di daerah seperti Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki kekhasan budaya dan struktur kemasyarakatan yang kuat.
Buku ini hadir sebagai upaya untuk menggali dan merekam pandangan para ulama di Yogyakarta terhadap putusan tersebut, sebagai refleksi dari keterlibatan tokoh agama dalam wacana hukum dan demokrasi di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam buku ini bersifat kualitatif dan deskriptif, dengan tujuan memahami tidak hanya posisi hukum para tokoh, tetapi juga nilai-nilai yang melatarbelakangi sikap mereka dalam melihat hubungan antara hukum dan negara, serta etika keislaman.

 

HUKUM KETENAGAKERJAAN DAN KEPAILITAN

HUKUM KETENAGAKERJAAN DAN KEPAILITAN: Tanggung Jawab Negara terhadap Pemenuhan Hak Normatif Pekerja/Buruh pada Perusahaan Pailit Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 67/PUU-XI/2013
Penulis : Prof. Dr. M. Syahrul Borman, S.H., M.H.
ISBN : 978-634-7222-02-2
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : April 2025
Deskripsi : ix, 358 hlm., 16×23 cm.
Harga : Rp 176.000,-

Sinopsis

Buku ini membahas problema pemenuhan hak normatif pekerja/buruh pada perusahaan yang dinyatakan pailit pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 67/PUU-XI/2013. Hak normatif pekerja/buruh yang telah dijamin dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan seringkali tidak dapat dipenuhi pada saat perusahaan dinyatakan pailit. Pembagian harta pailit oleh Kurator dalam praktik lebih mengutamakan kreditor pemberi utang kepada perusahaan, sementara hak-hak normatif pekerja/buruh sering diabaikan. Padahal, menurut Undang-Undang Kepailitan salah satu utang perusahaan pailit yang harus didahulukan adalah upah buruh dan pesangon.
Buku ini layak untuk dibaca oleh para akademisi, yaitu para dosen dan mahasiswa, serta para pemerhati hukum ketenagakerjaan dan hukum kepailitan. Di samping itu buku ini juga layak dijadikan referensi bagi para pejabat yang menangani persoalan hak normative pekerja/buruh pada perusahaan pailit. Bagi para pengamat dan pembela pekerja/buruh, buku ini dapat dijadikan rujukan dalam memperjuangkan hak-hak normatif Pekerja/Buruh berupa upah dan pesangon yang terhutang pada perusahaan pailit.

 

BERIBADAH DI ERA DIGITAL: Religiusitas, Futilitas, dan Komoditas

BERIBADAH DI ERA DIGITAL: Religiusitas, Futilitas, dan Komoditas
Penulis : Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor : Muhammad Nur, Lc., M.A.
ISBN : 978-634-7222-01-5
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : April 2025
Deskripsi : xviii, 324 hlm., 16×23 cm.
Harga : Rp 160.000,-

Sinopsis

Buku ini mengajak kita untuk melihat lebih dalam ke dalam makna ibadah, bukan hanya sebagai serangkaian ritual yang dilakukan secara otomatis, tetapi sebagai proses yang melibatkan kesadaran, niat, dan refleksi yang mendalam. Setiap bab dalam buku ini dirancang untuk merangsang pemikiran kritis pembaca mengenai bagaimana beribadah seharusnya dijalani di tengah dunia yang semakin penuh dengan teknologi dan kecenderungan untuk mengonsumsi citra sosial. Dalam buku ini, penulis dengan cermat memetakan masalah-masalah kontemporer terkait ibadah, seperti fenomena riya’ di media sosial, mistifikasi ibadah dalam masyarakat, serta kecenderungan untuk menjadikan ibadah sebagai ajang pamer atau pencarian popularitas.
Buku ini bukan hanya menawarkan kritik terhadap praktik ibadah yang terjebak dalam simbolisme dan gimik sosial, tetapi juga memberikan solusi yang mencerahkan mengenai bagaimana kita dapat menemukan kembali esensi sejati dari ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Dari aspek pribadi, buku ini mendorong pembaca untuk kembali memaknai niat dan kedalaman batin dalam setiap amal perbuatan. Dari aspek sosial, buku ini mengajak kita untuk mempertanyakan apakah ibadah kita benar-benar membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

 

 

PUASA RAMADHAN

PUASA RAMADHAN: Dari Refleksi Menuju Aksi
Penulis : Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor : Nindhya Ayomi Delahara, M.Pd.
ISBN : 978-623-89569-9-9
Penerbit : LaksBang Akademika
Cetakan I : April 2025
Deskripsi : xii, 151 hlm., 16×23 cm.
Harga : Rp 95.000,-

Sinopsis

Buku berjudul “PUASA RAMADHAN: Dari Refleksi Menuju Aksi” merupakan refleksi mendalam tentang hakikat Ramadhan yang ditulis oleh Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A., berdasarkan pengalaman dan perenungannya selama bulan suci Ramadhan. Dalam buku ini, Penulis mengajak kita dalam perjalanan melalui berbagai dimensi Ramadhan, mengeksplorasi maknanya sebagai tamu agung yang membawa berkah, pembaruan, dan kebijaksanaan yang mendalam. Setiap judul dalam buku ini menyajikan refleksi mendalam bagaimana Ramadhan membentuk karakter pribadi, memperkuat ikatan keluarga dan sosial, dan menjadi “katalisator” untuk kehidupan yang lebih bermakna. Pembahasan buku ini berkisar dari keutamaan puasa dan dampaknya terhadap disiplin diri hingga paradoks konsumerisme modern selama bulan suci Ramadhan.
Salah satu aspek yang paling menarik dari buku ini adalah kemampuannya untuk menjembatani kesenjangan antara cita-cita spiritual dan kenyataan praktis. Secara keseluruhan. buku ini mengingatkan kita bahwa puasa bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi praktik yang menumbuhkan ketahanan, rasa syukur, dan empati sosial. Melalui buku ini, Penulis menawarkan wawasan berharga tentang bagaimana kita dapat mempertahankan semangat Ramadhan setelah bulan ini pergi.

MENUJU TASAWUF OTENTIK

MENUJU TASAWUF OTENTIK: Analisis Pemikiran Tasawuf Ibn Taimiyyah, Ziauddin Sardar, Yudian Wahyudi, dan Waryani Fajar Riyanto
Penulis : Muhammad Ihza Fazrian, Afda Alif Muhammad
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : Februari 2025
Deskripsi : xxxv, 299 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 150.000,-

Sinopsis

Seseorang, dalam tasawuf otentik, harus mengalami pengalaman yang murni di dalam dirinya berupa kesadaran kehadiran Tuhan: “pusat diri”. Jadi ada sejenis “Kebenaran” yang menuntun dirinya untuk melakukan kebaikan secara bijaksana, bukan karena ideologi tertentu yang memaksa—bedakan dengan corak berpikir sektarian, rafḍ al-gaīr, karāhiyah al-gaīr, mażhabī, yang menjadikan mereka menafikan nilai kebenaran dari luar kelompoknya. Maka dalam buku ini—terinspirasi dari pembacaan Ḥassan Ḥanafī—bukan sebatas mencari gagasan revolusioner atas pemikir tasawuf saja. Kami juga berusaha untuk melakukan pembacaan ulang yang “revolusioner” (creative imagination) atas pemikiran tokoh, kendati mereka umumnya mungkin tidak dikenal sebagai sufi. Jadi seorang penulis harus berani keluar mengembara referensi-referensi lain, tidak terbatas buku diktat. Karena selama ini buku diktat hanya menjadi “jimat intelektual”, sebagai bentuk simbol kemiskinan epistemologi. Contoh tasawuf otentik dalam buku ini, seperti Ibn Taimiyyah yang menyebut “Nāza‘tu aqdār al-ḥaqq bi al-ḥaqq li al-ḥaqq”, termasuk Sardar (“Saya di sini”), Wahyudi (“Selamat datang kematian”), dan Riyanto (“Selamat datang keabadian”).

HUKUM LINGKUNGAN

HUKUM LINGKUNGAN: Dalam Perspektif Sosiologis
Penulis : Prof. Dr. H. Suriansyah Murhaini, S.H., M.H.
ISBN : 978-623-6664-19-3
Editor : Ir. Rosdiana, M.P.
Penerbit : LaksBang Justitia
Cetakan I: Maret 2025
Deskripsi: xiv, 223 hlm., 16×23 cm.
Harga: Rp 108.000,-

Sinopsis

Substansi: Buku ini membahas Hukum Lingkungan dalam perspektif sosiologis, yaitu mengenai perilaku manusia dalam memanfaatkan, mengelola, melestarikan dan melindungi lingkungan hidup dari tindakan pencemaran dan perusakan lingkungan. Salah satu bahasan penting dalam buku ini adalah mengenai peran serta masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Materi lain yang dimuat dalam buku ini yaitu lingkungan hidup sebagai suatu sistem, urgensi kajian sosiologi dalam Hukum Lingkungan dan aspek sosiologis dalam pengendalian lingkungan hidup.
Sasaran: Buku ini perlu dibaca oleh akademisi hukum dalam memahami Hukum Lingkungan dalam perspektif sosiologis. Di samping itu buku ini juga dapat dijadikan rujukan oleh praktisi hukum dalam penegakan hukum lingkungan untuk mengetahui perilaku masyarakat dalam melakukan pengelolaan, pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup. Buku ini juga dapat dijadikan rujukan oleh Pemerintah dalam menerbitkan kebijakan pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup terkait peran serta masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan hidup.