Menampilkan 15 Hasil

BERAKHLAK DI ERA DIGITAL

BERAKHLAK DI ERA DIGITAL: Membangun Kesadaran Eksistensial Manusia dalam Ruang Sosial, Virtual, dan Peradaban Kontemporer
Penulis : Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A.
Editor : Dr. Sujiat Zubaidi, M.Ag.
ISBN : 978-634-7222-03-9
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : April 2025
Deskripsi : xviii, 359 hlm.; 16×23 cm.
Harga : Rp 170.000,-

Sinopsis

Kita hidup di tengah dunia yang dijejali teknologi, tetapi justru mengalami kekeringan makna. Media sosial menawarkan koneksi, tetapi sering kehilangan kedalaman relasi. Interaksi terjadi setiap saat, namun tidak selalu diiringi dengan kesadaran etis. Identitas dibentuk dalam ruang maya, namun tidak selalu berakar pada nilai-nilai luhur. Maka muncul pertanyaan mendasar: dalam dunia yang serba cepat, instan, dan artifisial ini, bagaimana manusia tetap bisa “berakhlak”? Bagaimana manusia bisa tetap utuh secara moral dan spiritual?
Buku ini hadir sebagai ikhtiar untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Ia adalah sebuah undangan untuk menyusun kembali orientasi hidup manusia, untuk menjadikan akhlak bukan hanya sebagai pedoman pribadi, tetapi sebagai cara berpikir, cara hidup, dan cara membangun peradaban.
Misi besar dari buku ini adalah membangun kembali kesadaran akan pentingnya nilai dalam kehidupan manusia, khususnya dalam dunia digital yang kian mengaburkan batas antara yang nyata dan maya, antara yang luhur dan yang banal. Buku ini mengajak pembaca untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga subjek etis yang sadar, reflektif, dan bertanggung jawab. Dunia digital memerlukan manusia baru—yakni manusia yang tidak hanya cakap dalam berpikir dan bertindak, tetapi juga matang secara spiritual dan tangguh secara moral. Buku ini juga sekaligus merupakan seruan eksistensial: agar manusia kembali sadar bahwa ia tidak bisa hidup tanpa nilai. Dunia digital membutuhkan manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga arif. Maka “berakhlak” adalah tugas harian yang mesti diperjuangkan terus-menerus, bukan diwarisi secara otomatis. Kita memerlukan bentuk baru keberakhlakan: yang reflektif, kontekstual, progresif, namun tetap berakar pada nilai-nilai transenden.

 

 

PENGEMBANGAN BIMBINGAN KELOMPOK KESEHATAN REPRODUKSI ISLAMI

PENGEMBANGAN BIMBINGAN KELOMPOK KESEHATAN REPRODUKSI ISLAMI
Penulis : Urotul Aliyah
ISBN : 978-602-278-066-3
Penerbit : Kurnia Kalam Semesta
Cetakan I : April 2019
Deskripsi : x, 281 hlm., 14.5×21 cm.
Harga : Rp 90.000,-

Sinopsis

Buku ini diharapkan memberi manfaat luas mengingat cakupan masalah yang menjadi sasaran yang persoalan perilaku seksual remaja yang saat ini kian memprihatinkan. Naskah buku ini berkeinginan memberikan sumbangsaran teoritis dan praktis yang berangkat dari sebuah penelitian pengembangan berupa bimbingan kelompok dan media CD kesehatan reproduksi Islami yang telah diuji di lokasi penelitian. Hasil pengembangan penelitian di atas telah mampu meningkatkan sikap positif perilaku seksual sehat pada siswa MAN Kendal yang sebelumnya dihantui rasa tabu, cemas, bersalah dan perasaan lain pada remaja pada umumnya.

 

 

 

KOSMOLOGI SUFI

KOSMOLOGI SUFI (Buku Pertama & Buku Kedua)
Penulis : Waryani Fajar Riyanto
ISBN : 978-623-89569-1-3 (no.jil.lengkap), 978-623-89569-2-0 (jil.1 ), 978-623-89569-3-7 (jil.2 )
Penerbit: Laksbang Akademika
Cetakan I: September 2024
Deskripsi: xxv, 1-736 hlm.; 16×23 cm.
Harga POD: Rp 350.000,-

Sinopsis

Absence of God (giyāb al-ilāhi) dalam kosmologi Barat menyebabkan semesta dianggap berjalan sendiri secara mekanistis. Hal ini sangat berbeda dengan kosmologi Islam melalui pemikiran kaum sufi yang justru senantiasa Presence of God (al-ḥaḍra al-ilāhiyya) secara holistis. Buku ini bertujuan menjelaskan pemikiran kaum sufi tentang kosmologi. Buku ini menggunakan metode studi dokumen dalam penelitian kualitatif. Sumber data penelitiannya adalah beberapa kitab klasik kaum sufi dan karya-karya lainnya yang relevan. Buku ini menggunakan analisis Islamic cosmic levels-cycles dan triangulasi ahli dari pemikiran kaum sufi. Buku ini menemukan Divine Cosmology (al-ilāhiyya al-kawniyya) yang menghubungkan dan mengembangkan secara holistik dari One, Two, Three, Four, Five, hingga Forty Divine Presences. Temuan studi ini berimplikasi pada penguatan konsep integralisme dalam Cosmic Spirituality, Divine Cosmology, Wisdom of Cosmology, Sacred Cosmology, Spiritual-Holistic Cosmology, and Mechanistic Cosmology.

Buku ini menjadi berbeda karena mempertautkan pemikiran sufi tarekat (sufi sunni) dan sufi falsafi tentang kosmologi. Buku ini terbagi menjadi dua bagian, Buku Pertama (A sampai E) dan Buku Kedua (F sampai I). Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan lima segmentasi dalam kajian sufi yang lain─selain kosmologi sufi─yaitu teologi sufi, antropologi sufi, etika sufi, estetika sufi, dan eskatologi sufi. Selamat membaca.

Gerontologi dan Pendidikan Islam

GERONTOLOGI DAN PENDIDIKAN ISLAM: Menjaga Keseimbangan Kualitas Hidup Lansia
Penulis : Prof. Dr. Imam Sutomo, M.Ag., Dr. Mukh. Nursikin, M.Si., Rifa Asqowi, S.Pd.I., I’anatul Khasanah, S.Pd.I, M.Psi
Editor : Marwanto, M.Pd
ISBN : 978-623-88977-6-6
Penerbit : Laksbang Akademika
Cetakan I : Juni 2024
Deskripsi : xvii, 206 hlm.; 16×23 cm.
Harga POD : Rp 90.000,-

Sinopsis

Proses penuaan diharapkan dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik, komunikasi, mobilitas, kemandirian, keselamatan, performa kerja, pengayaan hidup, dan rekreasi. Konsep biologis dan biomedis, psikologis, neuropsikologis, teori sosial antropologi, kebijakan publik, telah mendasari semua bahasan yang terkait dengan generasi usia lanjut. Para dokter dipandang paling berperanan dalam pembicaraan usia sepuh, secara khusus konsultasi bidang kesehatan dan aneka penyakit yang menyertainya. Era digital telah mengubah pandangan baru bahwa semua orang dapat berbicara secara bebas tentang usia lanjut, video, meme, guyonan, tulisan, ceramah keagamaan podcast nasihat menjadi suguhan harian yang dapat diakses secara mudah untuk memahami hal ihwal usia lanjut, termasuk pengalaman langsung para orang tua yang sedang dalam fase tersebut. Limpahan karunia Allah masih berlangsung sepanjang zaman kepada semua makhluk, termasuk curahan nikmat kebahagiaan pada manusia usia lanjut.