DARI FILSAFAT ILMU KE TEOLOGI SAINS, DARI EPISTEMOLOGI RELASIONAL KE EKSPANSI MULTIDISIPLINER: Nyantri, Khidmah, dan Jejak Resiliensi Intelektual Prof. Mohammad Muslih
Penulis: Yuangga Kurnia Yahya, Muhammad Alfan Rumasukun, Daud Sukoco, Febrian Arif Wicaksana, Rindang Diannita
Editor: Muhammad Nur
ISBN: 978-
Penerbit: LaksBang Akademika
Cetakan I: Agustus 2026
Deskripsi: xxvi, 566 hlm.; 16×23 cm.
Harga: Rp 275.000,-
Sinopsis
Buku ini merekam perkembangan sebuah proyek intelektual yang bergerak dari fondasi filsafat ilmu menuju teologi sains, lalu berkembang ke arah epistemologi relasional dan ekspansi multidisipliner. Berangkat dari kajian tentang asumsi dasar, paradigma, dan struktur ilmu pengetahuan, pembahasan kemudian berlanjut pada rekonstruksi hubungan antara wahyu, akal, dan realitas sebagai fondasi bagi lahirnya sains yang berorientasi pada tauhid. Dalam perjalanan tersebut, filsafat ilmu tidak lagi dipahami sebagai refleksi atas ilmu semata, tetapi sebagai jalan untuk membangun paradigma keilmuan yang mampu menjembatani agama, sains, dan kehidupan secara lebih utuh.
Puncak perkembangan gagasan tersebut adalah lahirnya epistemologi relasional, yaitu suatu cara pandang yang menemukan pola dan logika hubungan yang harmonis antara akidah dan filsafat, antara iman dan rasionalitas, antara agama sebagai ajaran dan agama sebagai praktik kehidupan, antara al-dīn dan tamaddun. Dari fondasi inilah lahir ekspansi multidisipliner yang memperluas penerapan kerangka epistemologis ke berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, kebencanaan, teknologi, dan pengembangan institusi. Dengan demikian, buku ini tidak hanya memotret evolusi sebuah pemikiran, tetapi juga menawarkan suatu horizon baru bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang integratif, relasional, dan berorientasi pada pembangunan peradaban.

